Belajar Mikrokontroler Mulai dari mana ya ?

“Belajar mikrokontorller mulai dari mana ya”, mungkin pertanyaan tersebut sering kita dengar dari temen-temen yang baru mulai berkeinginan belajar mikro. Tentu hal yang sulit dari segala sesuatu adalah saat memulai seperti saat mulai bersekolah, saat mulai bersepeda, saat mulai bekerja, saat mulai berbisnis dll. Namun kalo kita sudah tau dasar atau pondasi awal harus mulai dariman dulu maka kita bisa lebih cepat menguasainya. Caranya yaitu mulai memahami tujuan dan apa sebenernya inti dari belajar mikrokontroler itu. Langsung saja tanpa basa basi. hehe, kita mulai dulu dari apa tujuan belajar mikrokontroler dan pengertian mikrokontroler itu sendiri.

Untuk belajar sesuatu pasti harus punya tujuan bukan, la ..tujuan belajar mikrokontroler itu sendiri yaitu untuk mampu membuat suatu alat yang sesuai dengan kehendak kita, misalnya untuk membuat monitor banjir di bendungan berbasis SMS, untuk mengontrol rumah lewat SMS seperti di postingan ini , atau untuk membuat  Jam Digital, Pengukur tinggi badan, dll, Jadi kalau kita bisa menguasai mikrokontroler ini maka kita punya potensi untuk menjadi penemu suatu alat yang dapat bermanfaat buat masyarakat terutama bisa membuat bangga keluarga kita dan bisa juga buat sebuah usaha lo. Mantapppp bukan .

Bahasa sederhananya Mikrokontroler yaitu sebuah komputer mini yang dapat kita program sesuai dengan keinginan kita. Singkat padat dan jelas kan. Bahasa kerennya Mikrokontroler itu sistem mikroprosesor yang di dalamnya ada CPU(berfungsi sebagai otaknya), RAM (berfungsi sebagai memori untuk menjalankan program ), ROM (Memori untuk menyimpan program yang telah kita buat dengan sebelumnya di compiler/dirubah kedalam bahasa mesin), I/O (Sarana input/output), Clock, Timer/counter, ext,usart dll dan semuanya dikemas dalam sebuah CHIP kecil. Fitur di dalam mikrokontroler itu sendiri sangat banyak dan bisa dilihat dari datasheet masing-masing produk mikrokontroler yang tiap tipe ada perbedaan-perbedaan tapi tidak signifikan dengan inti pokok semuanya sama. Sedangkan mikrokontroler sendiri dipasaran sangat banyak yang umum dipasaran indonesia yaitu Mikrokontroler AVR seperti ATMega 8, ATmega 162, ATmega 16 dll keluaran perusahan ATMEl, ada juga Mikrokontroler PIC.

Belajar AVR Gratis
Sedangkan Untuk memprogram ROM dalam mikrokontroler yaitu bisa menggunakan aneka bahasa pemrograman seperti bahasa C, BASIC, Assembly. Di blog ini kami menggunakan bahasa C. Setelah kita membuat program dalam bahasa C, program tersebut harus di compile(Yaitu merubah bahasa C menjadi bahasa mesin/ dalam bentuk file .hex) menggunakan software compiler seperti Codevision AVR, WinAVR. Dan untuk memasukkan file .hex tersebut ke dalam chip mikrokontroler kita membutuhkan peralatan tambahan yaitu bernama downlo@der. Untuk dapat memasukkan program ke chip mikrokontroler maka chip mikro tersebut harus dalam bentuk suatu rangkaian seperti dalam minimum sistem/minsis (sistem/rangkaian paling sederhana yang memungkinkan mikrokontroler  dapat berjalan atau digunakan)

Tulisan selanjutnya mengenai yang perlu dipersiapkan belajar mikrokontroler meski dengan modal NOl Rupiah , tunggu artikel selanjutnya ya, Kalau ada saran-saran bisa ditulis di kolom komentar, saya juga masih newbie/pemula yang belajar berbagi ilmu.

Inti dari Tulisan ini :

  • Tujuan Belajar mikrokontroler : untuk mampu membuat suatu alat elektronik yang sesuai dengan yang kita inginkan
  • Mikrokontroler : sebuah komputer mini yang dapat kita program sesuai dengan keinginan kita.
  • Produk chip mikrokontroler di pasaran : Mikrokontroler AVR
  • Mikrokontroler terdiri dari CPU, RAM, I/O, ROM,dll
  • Bahasa untuk memprogram mikrokontroler : misal bahasa C
  • Software compiler : software untuk merubah bahasa pemrograman seperti bahasa C menjadi bahasa mesin (file .Hex)
  • Downlo@der : alat/rangkaian untuk memasukkan file .hex hasil dari compiler ke dalam chip mikrokontroler
  • minimum sistem/minsis : sistem/rangkaian paling sederhana yang memungkinkan mikrokontroler  dapat berjalan atau digunakan

Leave a Reply